Ilmu dan Akhlaq Ulama (1)

اَلۡعِلۡمُ وَأَخۡلاَقُ أَهۡلِهِ

سَمَاحَةُ الشَّيۡخِ
عَبۡدُ الۡعَزِيزِ بۡنُ عَبۡدِ اللهِ بۡنِ بَازٍ


اَلۡحَمۡدُ لِلهِ رَبِّ الۡعَالَمِينَ وَالۡعَاقِبَةُ لِلۡمُتَّقِينَ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى عَبۡدِهِ وَرَسُولِهِ وَخِيرَتِهِ مِنۡ خَلۡقِهِ وَأَمِينِهِ عَلَى وَحۡيِهِ نَبِيِّنَا وَإِمَامِنَا مُحَمَّدِ بۡنِ عَبۡدِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحۡبِهِ وَمَنۡ سَلَكَ سَبِيلَهُ إِلَى يَوۡمِ الدِّينِ.
أَمَّا بَعۡدُ:
فَإِنَّ الۡعِلۡمَ مَعۡلُومٌ لَدَى الۡجَمِيعِ فَضۡلُهُ، وَأَنَّ أَشۡرَفَ شَيۡءٍ يَطۡلُبُهُ الطَّالِبُونَ، وَيَسۡعَى فِي تَحۡصِيلِهِ الرَّاغِبُونَ هُوَ الۡعِلۡمُ الشَّرۡعِيُّ، فَإِنَّ الۡعِلۡمَ يُطۡلَقُ عَلَى أَشۡيَاءَ كَثِيرَةٍ وَلَكِنۡ عِنۡدَ عُلَمَاءِ الإِسۡلاَمِ: ((اَلۡمُرَادُ بِالۡعِلۡمِ عِنۡدَ الإِطۡلاَقِ هُوَ الۡعِلۡمُ الشَّرۡعِيُّ))، وَهُوَ الۡمُرَادُ فِي كِتَابِ اللهِ وَسُنَّةِ رَسُولِهِ ﷺ عِنۡدَ الإِطۡلاَقِ، وَهُوَ الۡعِلۡمُ باللهِ وَبِأَسۡمَائِهِ وَصِفَاتِهِ وَالۡعِلۡمُ بِحَقِّهِ عَلَى عِبَادِهِ وَبِمَا شَرَعَهُ لَهُمۡ سُبۡحَانَهُ وَتَعَالَى وَالۡعِلۡمُ بِالطَّرِيقِ وَالصِّرَاطِ الۡمُوَصِّلِ إِلَيۡهِ وَتَفَاصِلِهِ وَالۡعِلۡمُ بِالۡغَايَةِ وَالنِّهَايَةِ الَّتِي يَنۡتَهِي إِلَيۡهَا الۡعِبَادُ فِي الدَّارِ الآخِرَةِ.

Segala pujian hanya untuk Allah Rabbul 'alamin, dan kesudahan yang baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Sholawat dan salam kepada hamba, rasul, dan pilihanNya dari makhlukNya, dan kepercayaanNya Muhammad bin Abdullah, dan kepada keluarganya dan yang mengikuti jalannya sampai hari kiamat.

Amma ba'du.

Sesungguhnya ilmu yang diketahui keutamaannya di sisi manusia dan hal yang paling mulia yang dicari oleh para pencari dan orang-orang yang berharap berusaha untuk memperolehnya adalah ilmu syar'i. Ilmu itu bisa diartikan umum pada banyak perkara, namun menurut ulama Islam, yang diinginkan ilmu jika disebutkan secara umum adalah ilmu syar'i. Inilah yang dimaukan di dalam kitab Allah dan sunnah Rasul shallallahu 'alaihi wa sallam jika disebutkan secara umum. Ilmu itu adalah ilmu tentang Allah, nama-namaNya, sifat-sifatNya. Dan ilmu tentang hak Allah atas hamba-hambaNya dan tentang hal-hal yang Allah subhanahu wa ta'ala syariatkan bagi mereka. Dan ilmu tentang metode dan jalan yang menyampaikan kepadanya, dan perincian-perinciannya. Dan ilmu tentang puncak dan tempat akhir para hamba, yaitu di negeri akhirat.