Yalamlam

Yalamlam terletak 85 km utara[1] kota Makkah. Daerah ini merupakan tempat miqat bagi jamaah haji yang berasal dari Yaman maupun negara-negara yang melewatinya. Miqat adalah tempat bagi seseorang untuk memulai ihramnya ketika haji atau umrah dengan membaca لَبَّيۡكَ اللّٰهُمَّ حَجًّا / عُمۡرَةً. Jamaah haji asal Indonesia yang tidak ke Madinah terlebih dahulu termasuk yang melewati miqat Yalamlam ini (adapun orang yang ke Madinah terlebih dahulu, miqatnya di Dzul Hulaifah).

Wilayah Yalamlam ini membawahi desa Az Zanifah, yaitu desa yang letaknya paling dekat dengan wilayah As Sa'diyah. Dan miqat ini dahulu masuk dalam wilayah As Sa'diyah. Adapun sekarang, masuk di daerah Sa'ya yang terletak di utara daerah Yalamlam. Di Yalamlam ini ada Kabilah Fahm dan Kabilah Al Jahadilah dari bani Syu'bah dari keturunan Kinanah.

Namun sayang, karena Yalamlam ini dilewati jamaah haji Indonesia dalam keadaan masih terbang di atas pesawat, banyak jamaah haji Indonesia yang memulai ihramnya ketika tiba di daratan (di bandara Jeddah). Para ulama mengatakan bahwa ini suatu kesalahan, karena Jeddah bukan miqat. Posisi miqat adalah apa yang disebutkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, tidak bisa diubah dengan alasan apapun. Sehingga bagi jamaah haji Indonesia harus segera berihram ketika melewati Yalamlam. Jadi, mereka pakai pakaian ihram sejak dari bandara Indonesia. Lalu, ketika diumumkan bahwa mereka akan melintasi Yalamlam, mereka membaca "Labbaikallahumma hajjan/umratan" sebagai tanda masuknya mereka ke dalam manasik haji/umrah. Allahu a'lam. (Ristyandani)

Sumber: Majalah Tashfiyah, edisi 18 vol.02 1433H-2012M, rubrik Ensiklopedi.

[1] Yang benar, selatan.