Riyadhus Shalihin

Taman Indah Hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam


Taman indah orang-orang shalih, demikianlah arti nama kitab ini. Disusun oleh seorang ahli hadits ternama, yaitu Abu Zakariya Yahya bin Syaraf An-Nawawi Ad-Dimasyqi. Selain dikenal sebagai orang yang berilmu, beliau adalah seorang semangat yang mengamalkan ilmunya.

Sepanjang hidup, beliau rahimahullah menyibukkan diri dengan menuntut ilmu, mengamalkannya, dan zuhud dalam hidupnya. An Nawawi termasuk ulama di kurun 7 hijriyyah. Beliau wafat di usia muda, di umur 42 tahun, rahimahullah.

Riyadhush Shalihin adalah kitab sarat hadits yang diambil dari Kitab-kitab hadits terkenal. Seperti Al Bukhari, Muslim, At Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Majah, An-Nasa’i, dan Ahmad. An Nawawi sendiri bertekad untuk menghindari hadits-hadits yang menurutnya dhaif. Jadi, pencantuman setiap hadits dalam kitab ini tentu melalui pengkajian mendalam dari beliau.

An Nawawi rahimahullah menyusun kitab ini dengan tatanan yang indah. Sehingga mudah untuk dipelajari oleh para pembaca. Tata letak dan urutan pembahasan menjadi beberapa kitab. Setiap kitab dibagi menjadi beberapa bab. Setiap kitab juga merupakan judul bagi hadits-hadits yang ada di dalamnya. Dimulai dari kitab Ikhlas, kitab Adab, dan seterusnya. Diakhiri dengan kitab Al Istighfar. Ini adalah isyarat, bahwa pertama dan utama yang harus dipelajari adalah niat. Karena keikhlasan adalah syarat diterimanya amalan. Diakhiri dengan istighfar, karena penutup amalan shalih adalah istighfar. Juga menunjukkan bahwa hamba, siapa pun itu, pasti memiliki kekurangan dalam ketaatannya. Sehingga hal ini ditambal dengan istighfar.

Dalam Riyadhush Shalihin terhitung sebanyak 17 kitab, 265 bab, dan 1897 hadits. An Nawawi rahimahullah juga menguatkan pembagian bab-bab dan pengelompokan pembahasan dengan penyebutan firman Allah subhanahu wa ta’ala sebagai dalil utama dalam bab tersebut. Jadilah Riyadhush Shalihin sebagai kitab yang sarat dengan kandungan pembahasan yang tinggi nilainya di sisi kaum muslimin.

Lebih rinci, kitab ini meliputi hadits-hadits tentang motivasi dan ancaman. Sebagai lecutan dalam kehidupan seorang muslim pada perkara agama dan dunianya. Kitab ini juga berisikan pendidikan dan pengajaran dalam seluruh aspek kehidupan individu maupun kemasyarakatan. Hubungan seseorang dengan Allah, antar manusia, bahkan hubungan manusia dengan makhluk lainnya.

Riyadhush Shalihin memiliki kekhususan dari sisi kandungan nasihat. Hadits-hadits yang disebutkan pun memang berkisar tentang masalah nasihat bagi seorang yang mencari hidayah. Hal inilah yang menjadi sebab kitab ini mendapatkan kedudukan di kalangan ulama. Sehingga mereka memberikan syarah (penjelasan), catatan, dan mengajarkannya kepada kaum muslimin.

Selain kitab ini, An Nawawi rahimahullah masih memiliki karya yang banyak lagi bermanfaat, dalam pembahasan yang beragam. Beliau menghasilkan kitab-kitab fenomenal. Karya-karya beliau mendapatkan pujian serta perhatian yang besar dari para ulama. Sehingga mereka mempelajari, mengambil faedah, dan menukil dari karya-karya beliau. Allahu a’lam.

Sumber: Majalah Qudwah edisi 7 vol.1 1434H/2013M, rubrik Maktabah. Pemateri: Ustadz Abu Abdirrahman Hammam.