Shahih Muslim hadits nomor 471

٣٨ – بَابُ اعۡتِدَالِ أَرۡكَانِ الصَّلَاةِ وَتَخۡفِيفِهَا فِي تَمَامٍ

38. Bab iktidal adalah rukun salat dan meringankannya namun tetap sempurna

١٩٣ – (٤٧١) – وَحَدَّثَنَا حَامِدُ بۡنُ عُمَرَ الۡبَكۡرَاوِيُّ وَأَبُو كَامِلٍ فُضَيۡلُ بۡنُ حُسَيۡنٍ الۡجَحۡدَرِيُّ. كِلَاهُمَا عَنۡ أَبِي عَوَانَةَ. قَالَ حَامِدٌ: حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ، عَنۡ هِلَالِ بۡنِ أَبِي حُمَيۡدٍ، عَنۡ عَبۡدِ الرَّحۡمٰنِ بۡنِ أَبِي لَيۡلَىٰ، عَنِ الۡبَرَاءِ بۡنِ عَازِبٍ؛ قَالَ: رَمَقۡتُ الصَّلَاةَ مَعَ مُحَمَّدٍ ﷺ، فَوَجَدۡتُ قِيَامَهُ، فَرَكۡعَتَهُ، فَاعۡتِدَالَهُ بَعۡدَ رُكُوعِهِ، فَسَجۡدَتَهُ فَجَلۡسَتَهُ بَيۡنَ السَّجۡدَتَيۡنِ، فَسَجۡدَتَهُ، فَجَلۡسَتَهُ مَا بَيۡنَ التَّسۡلِيمِ وَالۡانۡصِرَافِ، قَرِيبًا مِنَ السَّوَاءِ.
193. (471). Hamid bin 'Umar Al-Bakrawi dan Abu Kamil Fudhail bin Husain Al-Jahdari telah menceritakan kepada kami. Keduanya dari Abu 'Awanah. Hamid berkata: Abu 'Awanah menceritakan kepada kami, dari Hilal bin Abu Humaid, dari 'Abdurrahman bin Abu Laila, dari Al-Bara` bin 'Azib; Beliau berkata: Aku memperhatikan salat bersama Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam. Aku mendapati berdirinya beliau, rukuknya, iktidalnya setelah rukuk, sujudnya, duduknya di antara dua sujud, sujudnya, dan sujudnya antara salam dan selesai hampir sama lamanya.
١٩٤ - (…) - وَحَدَّثَنَا عُبَيۡدُ اللهِ بۡنُ مُعَاذٍ الۡعَنۡبَرِيُّ: حَدَّثَنَا أَبِي: حَدَّثَنَا شُعۡبَةُ، عَنِ الۡحَكَمِ. قَالَ: غَلَبَ عَلَى الۡكُوفَةِ رَجُلٌ، قَدۡ سَمَّاهُ، زَمَنَ ابۡنِ الۡأَشۡعَثِ، فَأَمَرَ أَبَا عُبَيۡدَةَ بۡنَ عَبۡدِ اللهِ أَنۡ يُصَلِّيَ بِالنَّاسِ، فَكَانَ يُصَلِّي، فَإِذَا رَفَعَ رَأۡسَهُ مِنَ الرُّكُوعِ قَامَ قَدۡرَ مَا أَقُولُ: اللّٰهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الۡحَمۡدُ مِلۡءَ السَّمَاوَاتِ وَمِلۡءَ الۡأَرۡضِ. وَمِلۡءَ مَا شِءۡتَ مِنۡ شَيۡءٍ بَعۡدُ، أَهۡلَ الثَّنَاءِ وَالۡمَجۡدِ، لَا مَانِعَ لِمَا أَعۡطَيۡتَ. وَلَا مُعۡطِيَ لِمَا مَنَعۡتَ وَلَا يَنۡفَعُ ذَا الۡجَدِّ مِنۡكَ الۡجَدُّ.
قَالَ الۡحَكَمُ: فَذَكَرۡتُ ذٰلِكَ لِعَبۡدِ الرَّحۡمٰنِ بۡنِ أَبِي لَيۡلَىٰ. فَقَالَ: سَمِعۡتُ الۡبَرَاءَ بۡنَ عَازِبٍ يَقُولُ: كَانَتۡ صَلَاةُ رَسُولِ اللهِ ﷺ وَرُكُوعُهُ، وَإِذَا رَفَعَ رَأۡسَهُ مِنَ الرُّكُوعِ، وَسُجُودُهُ، وَمَا بَيۡنَ السَّجۡدَتَيۡنِ، قَرِيبًا مِنَ السَّوَاءِ.
قَالَ شُعۡبَةُ: فَذَكَرۡتُهُ لِعَمۡرِو بۡنِ مُرَّةَ. فَقَالَ: قَدۡ رَأَيۡتُ ابۡنَ أَبِي لَيۡلَىٰ، فَلَمۡ تَكُنۡ صَلَاتُهُ هَٰكَذَا.
194. 'Ubaidullah bin Mu'adz Al-'Anbari telah menceritakan kepada kami: Ayahku menceritakan kepada kami: Syu'bah menceritakan kepada kami, dari Al-Hakam. Beliau berkata: Seorang laki-laki menguasai Kufah yang telah dia sebutkan namanya pada zaman Ibnul Asy'ats. Lalu ia memerintah Abu 'Ubaidah bin 'Abdullah untuk salat mengimami kaum muslimin. Dia pun salat. Apabila ia mengangkat kepalanya dari rukuk dan berdiri seukuran aku mengucapkan: Allahumma rabbana lakal hamd mil`as samawaat wa mil`al ardh wa mil`a ma syi`ta min syai`in ba'd, ahlats tsana`i wal majd, laa mani'a limaa a'thaita walaa mu'thiya limaa mana'ta walaa yanfa'u dzal jaddi minkal jadd (Ya Allah, Ya Rabb kami, hanya untukMulah segala pujian sepenuh langit-langit, sepenuh bumi, dan sepenuh apapun yang Engkau inginkan dari sesuatu setelahnya. Engkaulah Yang berhak mendapat pujian dan kemuliaan. Tidak ada yang dapat menahan apa yang Engkau berikan dan tidak ada yang dapat memberikan apa yang Engkau tahan. Kedudukan orang yang memiliki kedudukan tidak bermanfaat di sisiMu).
Al-Hakam berkata: Lantas aku sebutkan hal tersebut kepada 'Abdurrahman bin Abu Laila. Lalu beliau mengatakan: Aku pernah mendengar Al-Bara` bin 'Azib mengatakan: Salatnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, rukuknya, mengangkat kepalanya dari rukuk, sujudnya, dan duduk antara dua sujud hampir sama lamanya.
Syu'bah berkata: Lalu aku menyebutkan hal itu kepada 'Amr bin Murrah. Lantas ia berkata: Aku pernah melihat Ibnu Abu Laila, namun salatnya tidak seperti itu.
(…) - حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بۡنُ الۡمُثَنَّى وَابۡنُ بَشَّارٍ، قَالَا: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بۡنُ جَعۡفَرٍ: حَدَّثَنَا شُعۡبَةُ عَنِ الۡحَكَمِ: أَنَّ مَطَرَ بۡنَ نَاجِيَةَ لَمَّا ظَهَرَ عَلَى الۡكُوفَةِ، أَمَرَ أَبَا عُبَيۡدَةَ أَنۡ يُصَلِّيَ بِالنَّاسِ... وَسَاقَ الۡحَدِيثَ.
Muhammad bin Al-Mutsanna dan Ibnu Basysyar telah menceritakan kepada kami, keduanya mengatakan: Muhammad bin Ja'far menceritakan kepada kami: Syu'bah menceritakan kepada kami dari Al-Hakam: Bahwa Mathar bin Najiyah ketika menguasai Kufah, ia memerintahkan Abu 'Ubaidah untuk salat mengimami kaum muslimin... lalu beliau melanjutkan hadits tersebut.