Shahih Al-Bukhari hadits nomor 1808 dan 1809

١٨٠٨ – حَدَّثَنِي مُوسَى بۡنُ إِسۡمَاعِيلَ: حَدَّثَنَا جُوَيۡرِيَةُ، عَنۡ نَافِعٍ: أَنَّ بَعۡضَ بَنِي عَبۡدِ اللهِ قَالَ لَهُ: لَوۡ أَقَمۡتَ، بِهٰذَا. [طرفه في: ١٦٣٩].
1808. Musa bin Isma’il telah menceritakan kepadaku: Juwairiyah menceritakan kepada kami, dari Nafi’: Bahwa sebagian putra-putri ‘Abdullah berkata kepada Ibnu ‘Umar: Seandainya engkau tetap tinggal di sini.
١٨٠٩ – حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ قَالَ: حَدَّثَنَا يَحۡيَى بۡنُ صَالِحٍ: حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بۡنُ سَلَّامٍ: حَدَّثَنَا يَحۡيَى بۡنُ أَبِي كَثِيرٍ، عَنۡ عِكۡرِمَةَ قَالَ: قَالَ ابۡنُ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُمَا: قَدۡ أُحۡصِرَ رَسُولُ اللهِ ﷺ، فَحَلَقَ رَأۡسَهُ، وَجَامَعَ نِسَاءَهُ، وَنَحَرَ هَدۡيَهُ، حَتَّى اعۡتَمَرَ عَامًا قَابِلًا.
1809. Muhammad telah menceritakan kepada kami, beliau berkata: Yahya bin Shalih menceritakan kepada kami: Mu’awiyah bin Sallam menceritakan kepada kami: Yahya bin Abu Katsir menceritakan kepada kami, dari ‘Ikrimah, beliau berkata: Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma mengatakan: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dahulu telah tertahan (dari umrah), lalu beliau menggundul kepala, menggauli para istrinya, dan menyembelih hadyunya, sampai beliau melakukan umrah pada tahun berikutnya.