Shahih Muslim hadits nomor 782

١٧٧ – (٧٨٢) – حَدَّثَنَا إِسۡحَاقُ بۡنُ إِبۡرَاهِيمَ: أَخۡبَرَنَا مُعَاذُ بۡنُ هِشَامٍ: حَدَّثَنِي أَبِي، عَنۡ يَحۡيَى بۡنِ أَبِي كَثِيرٍ: حَدَّثَنَا أَبُو سَلَمَةَ، عَنۡ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنۡهَا قَالَتۡ: لَمۡ يَكُنۡ رَسُولُ اللهِ ﷺ فِي الشَّهۡرِ مِنَ السَّنَةِ أَكۡثَرَ صِيَامًا مِنۡهُ فِي شَعۡبَانَ. وَكَانَ يَقُولُ: (خُذُوا مِنَ الۡأَعۡمَالِ مَا تُطِيقُونَ، فَإِنَّ اللهَ لَنۡ يَمَلَّ حَتَّىٰ تَمَلُّوا). وَكَانَ يَقُولُ: (أَحَبُّ الۡعَمَلِ إِلَى اللهِ مَا دَاوَمَ عَلَيۡهِ صَاحِبُهُ وَإِنۡ قَلَّ).
177. (782). Ishaq bin Ibrahim telah menceritakan kepada kami: Mu’adz bin Hisyam mengabarkan kepada kami: Ayahku menceritakan kepadaku, dari Yahya bin Abu Katsir: Abu Salamah menceritakan kepada kami, dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau mengatakan: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah berpuasa dalam satu bulan di suatu tahun yang lebih banyak daripada dalam bulan Syakban. Beliau pernah bersabda, “Lakukanlah amalan-amalan yang kalian sanggupi karena Allah tidak bosan sampai kalian bosan.” Dan beliau pernah bersabda, “Amalan yang paling dicintai Allah adalah yang seseorang lakukan secara terus menerus walaupun sedikit.”