Sunan An-Nasa`i hadits nomor 2140 dan 2141

٢١٤٠ – (صحيح) أَخۡبَرَنَا مُحَمَّدُ بۡنُ الۡمُثَنَّى قَالَ: حَدَّثَنَا عَبۡدُ الرَّحۡمَٰنِ عَنۡ سُفۡيَانَ عَنۡ الۡأَسۡوَدِ بۡنِ قَيۡسٍ عَنۡ سَعِيدِ بۡنِ عَمۡرٍو عَنۡ ابۡنِ عُمَرَ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ، قَالَ: (إِنَّا أُمَّةٌ أُمِّيَّةٌ؛ لَا نَكۡتُبُ وَلَا نَحۡسُبُ، الشَّهۡرُ هَٰكَذَا، وَهَكَذَا، وَهَكَذَا –ثَلَاثًا-)، حَتَّى ذَكَرَ تِسۡعًا وَعِشۡرِينَ. [(صحيح أبي داود)(٢٠٠٨)، ق].
2140. Muhammad bin Al-Mutsanna telah mengabarkan kepada kami, beliau berkata: ‘Abdurrahman menceritakan kepada kami dari Sufyan, dari Al-Aswad bin Qais, dari Sa’id bin ‘Amr, dari Ibnu ‘Umar, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Sesungguhnya kami adalah umat yang umi (buta aksara). Kami tidak bisa menulis dan tidak bisa menghitung. Bulan ini begini, begini, dan begini –sebanyak tiga kali-.” Hingga beliau menyebutkan dua puluh sembilan. 
٢١٤١ – (صحيح) أَخۡبَرَنَا مُحَمَّدُ بۡنُ الۡمُثَنَّى وَمُحَمَّدُ بۡنُ بَشَّارٍ عَنۡ مُحَمَّدٍ عَنۡ شُعۡبَةَ عَنِ الۡأَسۡوَدِ بۡنِ قَيۡسٍ قَالَ: سَمِعۡتُ سَعِيدَ بۡنَ عَمۡرِو بۡنِ سَعِيدِ بۡنِ أَبِي الۡعَاصِ أَنَّهُ سَمِعَ ابۡنَ عُمَرَ يُحَدِّثُ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ، قَالَ: (إِنَّا أُمَّةٌ أُمِّيَّةٌ؛ لَا نَحۡسُبُ وَلَا نَكۡتُبُ، وَالشَّهۡرُ هَٰكَذَا، وَهَٰكَذَا، وَهَٰكَذَا - وَعَقَدَ الۡإِبۡهَامَ فِي الثَّالِثَةِ -، وَالشَّهۡرُ هَٰكَذَا، وَهَٰكَذَا، وَهَٰكَذَا تَمَامَ الثَّلَاثِينَ-). [ق، مضى قريبا].
2141. Muhammad bin Al-Mutsanna dan Muhammad bin Basysyar telah mengabarkan kepada kami dari Muhammad, dari Syu’bah, dari Al-Aswad bin Qais, beliau berkata: Aku mendengar Sa’id bin ‘Amr bin Sa’id bin Abu Al-‘Ash bahwa beliau mendengar Ibnu ‘Umar menceritakan dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Sesungguhnya kami adalah umat yang buta aksara. Kami tidak bisa menghitung dan menulis. Bulan itu bisa begini, begini, dan begini –beliau menekuk ibu jari pada kali yang ketiga-. Bulan juga bisa begini, begini, dan begini –genap tiga puluh-.”