Shahih Al-Bukhari hadits nomor 6823

١٣ - بَابُ إِذَا أَقَرَّ بِالۡحَدِّ وَلَمۡ يُبَيِّنۡ هَلۡ لِلۡإِمَامِ أَنۡ يَسۡتُرَ عَلَيۡهِ
13. Bab apabila seseorang mengakui telah melakukan suatu perbuatan yang diancam dengan hudud, namun dia tidak menjelaskan jenis perbuatan itu, apakah pemimpin tetap menutupi aibnya

٦٨٢٣ - حَدَّثَنَا عَبۡدُ الۡقُدُّوسِ بۡنُ مُحَمَّدٍ: حَدَّثَنِي عَمۡرُو بۡنُ عَاصِمٍ الۡكِلَابِيُّ: حَدَّثَنَا هَمَّامُ بۡنُ يَحۡيَى: حَدَّثَنَا إِسۡحَاقُ بۡنُ عَبۡدِ اللهِ بۡنِ أَبِي طَلۡحَةَ، عَنۡ أَنَسِ بۡنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ قَالَ: كُنۡتُ عِنۡدَ النَّبِيِّ ﷺ فَجَاءَهُ رَجُلٌ فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللهِ، إِنِّي أَصَبۡتُ حَدًّا فَأَقِمۡهُ عَلَيَّ، قَالَ: وَلَمۡ يَسۡأَلۡهُ عَنۡهُ، قَالَ: وَحَضَرَتِ الصَّلَاةُ، فَصَلَّى مَعَ النَّبِيِّ ﷺ، فَلَمَّا قَضَى النَّبِيُّ ﷺ الصَّلَاةَ، قَامَ إِلَيۡهِ الرَّجُلُ فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللهِ، إِنِّي أَصَبۡتُ حَدًّا، فَأَقِمۡ فِيَّ كِتَابَ اللهِ، قَالَ: (أَلَيۡسَ قَدۡ صَلَّيۡتَ مَعَنَا؟). قَالَ: نَعَمۡ، قَالَ: (فَإِنَّ اللهَ قَدۡ غَفَرَ لَكَ ذَنۡبَكَ، أَوۡ قَالَ: حَدَّكَ).
6823. ‘Abdul Quddus bin Muhammad telah menceritakan kepada kami: ‘Amr bin ‘Ashim Al-Kilabi menceritakan kepadaku: Hammam bin Yahya menceritakan kepada kami: Ishaq bin ‘Abdullah bin Abu Thalhah menceritakan kepada kami dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan: Aku pernah di sisi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu datanglah seorang pria sembari berkata: Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku telah melakukan suatu perbuatan yang diancam dengan hudud, laksanakanlah hukuman itu terhadapku. Anas mengatakan: Nabi tidak menanyainya. Anas mengatakan: Waktu salat telah tiba. Pria itu salat bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam selesai salat, pria itu berdiri menghadap beliau dan berkata: Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku telah melakukan suatu perbuatan yang diancam dengan hudud, laksanakanlah hukum kitab Allah terhadapku. Nabi bertanya, “Bukankah engkau telah salat bersama kami?” Pria itu menjawab: Iya. Nabi bersabda, “Sesungguhnya Allah telah mengampuni dosamu—atau beliau berkata: hukuman hududmu—.”